|
Articles
|
|
Written by Santi Erawaty
|
|
Sunday, 29 August 2010 19:20 |
Terdapat tiga aspek dari murah hati, yaitu: tanpa keterpaksaan (rela), tanpa rasa takut, dan bukan atas nama gengsi atau nama baik. Dalam ayat berikut ini:
Lukas 6:36: Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.
tertulis jelas perintah bagi kita untuk menjadi orang yang murah hati, karena Allah Bapa kita adalah murah hati.
Bagaimana caranya untuk menjadi murah hati?
1. Mari kita baca ayat berikut ini:
|
|
Last Updated on Friday, 03 September 2010 09:11 |
|
Read more...
|
|
|
Articles
|
|
Written by Archaengela
|
|
Saturday, 21 August 2010 10:54 |
“DIAM” yang saya angkat pada hari ini saya ambil dari suatu jargon (istilah) yang diciptakan oleh salah satu sahabat saya yang sangat kreatif pada waktu kami sedang mengobrol. “DIAM” merupakan singkatan dari “Drowning In AMazements” atau bila diterjemahkan artinya adalah tenggelam dalam kekaguman, ketakjuban, keheranan.
Ya, hari-hari ini saya sering DIAM. Saya DIAM karena melihat kuasa dan kebesaran Tuhan dalam hidup saya dan dalam hidup orang-orang di sekitar saya. Melihat hebatnya karya Tuhan. Saya melihat karya Tuhan mengubahkan anak-anak-Nya. Saya banyak menjumpai orang-orang yang diubahkan Tuhan secara luar biasa.
Secara akal manusia rasanya tidak mungkin melihat orang itu berubah sedrastis itu. Orang yang tadinya terluka, kepahitan, tertolak; lalu bisa berubah menjadi mengasihi, mengampuni, dan menerima. Luar biasa!
|
|
Last Updated on Friday, 03 September 2010 09:12 |
|
Read more...
|
|
Articles
|
|
Written by Santi Erawaty
|
|
Saturday, 31 July 2010 12:39 |
Damai sejahtera memiliki kemiripan dengan sukacita, yaitu merupakan suatu sikap hati untuk memilih menjadi damai, bukan karena situasi di luar, tetapi merupakan keputusan untuk memilih damai sejahtera. Jadi situasi di luar kita bisa saja bergolak seperti apapun, tapi kalau hati kita damai maka diri kita akan merasa damai.
Roma 14:19: Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun.
Pada ayat di atas jelas tertulis supaya kita semua mengejar damai sejahtera. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya mengejar damai sejahtera?
Berikut ini merupakan sejumlah langkah untuk mengejar dan mengusahakan damai sejahtera dalam hati dan hidup kita:
|
|
Last Updated on Monday, 02 August 2010 17:34 |
|
Read more...
|
|
|
Articles
|
|
Written by Archaengela
|
|
Tuesday, 17 August 2010 14:35 |
Untuk bisa sabar diperlukan latihan yang terus-menerus.
Kesabaran erat kaitannya dengan sesuatu yang berada di luar kendali kita. Hal-hal yang berada di luar kendali kita dalam istilah Pemodelan Sistem disebut sebagai Uncontrollable Variable. Jadi ada Controllable Variable, yaitu hal-hal yang dapat kita kendalikan dan juga ada Uncontrollable Variable, yaitu hal-hal yang tidak dapat kita kendalikan.
Mencoba mengendalikan Uncontrollable Variable itu akan sia-sia saja: menghabiskan waktu, tenaga, biaya, dan benar-benar tidak berguna. Sama dengan bila kita ingin mengerjakan bagian Tuhan. Sangat-sangat tidak masuk akal. Karena implikasi kesabaran itu berkaitan erat dengan uncontrollable variable, lalu bagaimana cara kita untuk menjadi sabar? Bukankah usaha untuk mengendalikan Uncontrollable Variable itu merupakan usaha yang sia-sia? Betul, memang demikian. Lalu bagimana kalau begitu? Apakah tidak ada cara untuk menjadi sabar? Jangan kuatir! Jelas ada cara untuk menjadi sabar.
|
|
Last Updated on Friday, 03 September 2010 09:14 |
|
Read more...
|
|
Articles
|
|
Written by Archaengela
|
|
Thursday, 29 July 2010 19:33 |
Bagi Anda yang ingin mendapatkan gambaran yang lebih mendalam mengenai topik ini dapat membaca buku dengan judul yang sama yang ditulis oleh Florence Littaeur. Kepribadian atau karakter atau sering juga disebut watak merupakan suatu sifat bawaan yang dimiliki oleh manusia sejak lahir.
Jenis kepribadian (personality) manusia terbagi dalam empat kelompok besar, yaitu Sanguin, Melankolis, Koleris, dan Plegmatis. Sanguin dan Melankolis merupakan dua kutub yang berkebalikan. Koleris dan Sanguin juga merupakan dua kutub yang berkebalikan.
Orang dengan kepribadian Sanguin merupakan orang-orang yang ceria, senang menjadi pusat perhatian, senang sekali berbicara, senang bergurau, pada umumnya merupakan orang yang berbicara dengan suara yang lantang. Orang-orang Sanguin merupakan penghidup suasana. Bila ada orang Sanguin sudah pasti suasana tidak akan sepi atau mengantuk. Itu garansi mutlak.
|
|
Last Updated on Sunday, 01 August 2010 22:15 |
|
Read more...
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 1 of 92 |